MTsN 1 KOTA BANDUNG

Unggul Dalam Mutu, Santun Dalam Perilaku, Ikhsan Dalam Pelayanan

Posted by ummialif On July - 11 - 2012

A. Pendahuluan

Peningkatan mutu pendidikan merupakan sasaran pembangunan di bidang pendidikan nasional dan merupakan bagian integral dari upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia secara menyeluruh.  Upaya mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi tanggung jawab pendidikan, terutama dalam mempersiapkan peserta didik menjadi subyek yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, tangguh, kreatif, mandiri, demokratis, dan professional pada bidangnya masing-masing

Spiritual Motivation Training adalah sebuah pelatihan motivasi spiritual dan juga motivasi terhadap kinerja/belajar yang berlandasan pada nilai-nilai ketuhanan yang bersifat Universal sebagai upaya dalam rangka membentuk pribadi yang cerdas secara itektual, spiritual dan sosial.

Secara subtansi bahwa pendidikan karakter yang mengajarkan nilai-nilai luhur dan etika dalam wilayah sosial dan kemanusiaan dalam melakukan tindakannya selalu mengacu prinsip-prinsip hidup yang selaras dengan ajaran agama salah satunya yaitu rasa cinta, kasih sayang sesama manusia /makhluk ciptaan Tuhan yang maha Kuasa

B.  Tujuan Pelatihan

Pelatihan ini dimaksudkan untuk merangsang perpaduan kecerdasan otak kiri dan otak kanan (IQ) dengan menanamkan kematangan Kecerdasan Emosi (EI) serta menguatkan kepekaan Kecerdasan Spiritual (SI) yang pada akhirnya membentuk peserta pelatihan mampu mengenali jati dirinya, mengelola hatinya, dan membangun karakter yang mulia dengan tetap memperhatikan tubuh fisiknya.

Adapun  tujuan pelatihan sebagai berikut:

1.  Bagi Pendidik/Guru : Meningkatkan efektifitas metode pendidikan, mengatasi anak didik yang bermasalah, meningkatkan kualitas pendidikan & anak didik.

2.  Bagi Pelajar & Mahasiswa : Meningkatkan kecerdasan, daya ingat dan prestasi belajar, mengeliminir emosi negatif yang sering muncul, seperti; Nervous menjelang ujian, menghadapi guru/dosen “killer”, mempelajari pelajaran yang dibenci, dll

 

C.  Tema Pelatihan

 Tema        :

1. “ Let’ Go To The Next Level” (untuk kelas 9)

2. Meningkatkan prestasi dengan belajar dan berkreasi (untuk kelas 7 dan 8)

Dari kegiatan Spiritual Motivation Training ini diharapkan siswa mampu menempuh ujian dengan penuh percaya diri, yakin akan kesuksesan dan memiliki tujuan yang pasti dan terarah menuju tingkat pendidikan selanjutnya.

D.  Metode Pelatihan

Pelatihan dengan konsep Aktif Learning , yang dibagi menjadi  2 sesi pelatihan yaitu:

Sesi I: Motivasi Diri, dalam Pelatihan ini peserta akan diajarkan bagaimana :

  1. menggali potensi diri,
  2. bertanggungjawab 100% terhadap kehidupan pribadi,
  3. yakin kepada diri sendiri,
  4. menentukan tujuan,
  5. melakukan visualisasi keberhasilan,
  6. membangun mental pemenang,
  7. mengubah diri siswa agar sukses dalam segala hal.

Sesi II: Kontemplasi/Muhasabah, Pelatihan SMT merupakan pelatihan berbasis sentuhan hati yang disampaikan dengan metode discovery approach (Pendekatan Penemuan), yang mengkolaborasikan berbagai metode yang lazim dipakai antara lain dalam AMT (Achievement Motivation Training), Muhasabah (evaluasi diri), Manajemen Qolbu, Majelis dzikir, Konsentrasi diri dan kebugaran jasmani yang semuanya di dasarkan pada pendekatan multimedia, yang menggabungkan antara animasi, klip film, efek suara dan musik. Sebagai materi pendukung, peserta juga akan diajak terlibat beberapa aktifitas dalam pelatihan seperti simulasi, permainan, senam otak (brain gym), serta saling berbagi pengalaman di antara peserta.

E.     Materi Pelatihan

Keseluruhan materi Pelatihan SMT dapat disajikan dalam waktu 1 sampai 2 hari. Setiap materi memerlukan waktu antara 60-120 menit. Sebagai gambaran dari keseluruhan materi tersebut, dengan dibagi menjadi 2 bagian, sebagai berikut :

1.      Jati Diri,  yaitu tahapan dimana  peserta  pelatihan  berproses mencari identitas dirinya  hingga mengetahui siapa dirinya, siapa penciptanya, dan untuk apa dia beraktifitas. Dengan demikian, para peserta mampu mengintropeksi diri dalam rangka  mengenali hati nuraninya, mensucikan jiwa dari penyimpangan yang ada sehingga dapat mempersembahkan yang terbaik. Proses ini meliputi pula pengenalan keberadaan Tuhan YME melalui kreasi-Nya yang menghiasi alam semesta, dimana manusia merupakan bagian yang tak terpisahkan dari alam tersebut.

2.      Manajemen Hati, yaitu tahapan ketika peserta pelatihan diajak untuk menguatkan hati nurani yang secara fitrah dan universal telah ada pada setiap diri manusia. Hati nurani inilah yang sebenarnya merupakan sumber utama kecerdasan Intelektual, emosi dan spiritual. Upaya untuk menguatkan dan mengelola hati nurani ini bertujuan memunculkan kemauan dan kemampuan  untuk melahirkan: Kecintaan, Loyalitas,  Keta’atan, Keteladanan, Komitmen, dan Kemuliaan.

3.   Membangun Karakter, yaitu tahapan ketika peserta pelatihan dibimbing untuk mengatasi masalah gangguan-gangguan kesehatan fisik maupun emosi dengan cara mudah, cepat dan efektif sehingga diharapkan terbentuk keutuhan pribadi yang menyeimbangkan antara kesholehan pribadi yang dilakukan dengan afiliasi, integritas, dan pengendalian diri, dengan kesholehan sosial yang diwujudkan dengan melakukan  partisipasi secara aktif dan mengoptimalkan peran/kontribusi sesuai keahliannya, sehingga terbentuk Keutuhan tim berdasar kesamaan hati nurani yang telah terkuatkan sebelumnya.

F.   Sasaran Peserta

1. Tenaga Pendidik

2. Siswa MTs Negeri 1 Kota Bandung

G.   Lama Pelatihan

1.  Paket A lama masa training dua sesi ( 4 Jam)

H. Trainer

Trainer dari acara ini adalah :

1.  Lukmanul Hakim, S.I.P seorang motivator yang berpengalaman dalam memberikan motivasi untuk perusahaan serta pelajar.

I. Tim Pelaksana Kegiatan

1. Ummi Habibah N.A, S.Ag (Koordinator Bidang pengembangan SDM)

2. Dewi, S.Sos ( Koordinator Bidang Bimbingan Penyuluhan dan Bimbingan Konseling)

Penutup

Kegiatan Spiritual Motivation Training (SMT) adalah salah satu agenda kegiatan rutin yang dilaksanakan di MTsN 1 Kota Bandung dalam rangka untuk membentuk pribadi yang cerdas secara intelektual, spiritual dan sosial.

Kegiatan ini merupakan bagian pendidikan karakter yang mengajarkan nilai-nilai luhur dan etika dalam wilayah social dan kemanusiaan agar dalam melakukan tindakannya selalu mengacu prinsip-prinsip hidup yang selaras dengan ajaran agama salah satunya yaitu rasa cinta, kasih saying sesama manusia/makhluk ciptaan Tuhan Yang maha Kuasa.

Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa meningkatkan kecerdasan, daya ingat dan prestasi belajar, mengeliminir emosi negatif yang sering muncul, seperti : nervous menjelang ujian, menghadapi guru “killer”, mempelajari pelajaran yang dibenci dan lain-lain.

6 Responses so far.

  1. aagun says:

    nice, good job… let’s go to next level, learn to be a perfect moslem for INDONESIA

  2. Tehira says:

    Luar biasa!
    Sangat mencerahkan.. :)